Pemusnahan Barang Bukti Pada Kejaksaan Negeri Rokan Hulu

Rabu, 11/09/2019 – Kejaksaan Negeri Rokan Hulu memusnahkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan tindak pidana umum yang perkaranya sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde). Kegiatan dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu Bpk. Freddy Daniel Simanjuntak, SH.,M.Hum sdi halaman Kantor Kejari Rokan Hulu, Kompleks Perkantoran Pemda Rohul, Pasir Pengaraian.

Hadir siang itu Bupati Rohul H Sukiman, Wakapolres Kompol Willy Kartamanah AKS SIP, Kalapas Kelas II B Pasir Pengaraian M Lukman AMd Ip SH MSi dan lainnya.

Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Bpk. Frederic Daniel Tobing SH menyampaikan bahwa yang dimusnahkan terdiri dari 190,63 gram sabu yang menjadi barang bukti dari 103 perkara. Berikutnya 169,9 gram ganja kering yang merupakan barang bukti 10 perkara, 1 butir pil ekstasi dari 1 perkara, 107 item obat daftar G dari 1 perkara, 5 pucuk senjata api dan 16 butir peluru dari 5 perkara dan puluhan alat judi dari 38 kasus.

Pada kesempatan itu juga dimusnahkan 49 uang palsu pecahan Rp100 ribu dan 43 lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu yang menjadi barang bukti kejahatan yang sudah mendapatkan kekuatan hukum tetap dari pengadilan.

Sabu-sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air. Sementara senpi berserta peluru dimusnahkan dengan cara dipotong dengan gerinda. Obat-obatan dan daun ganja dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu Bpk. Freddy Daniel Simanjuntak, SH.,M.Hum mengatakan, pemusnahan barang bukti ini merupakan agenda rutin. Setiap tahun, Kejari diwajibkan melakukan tiga kali pemusnahan barang bukti yang sudah bersifat inkracht atau memiliki kekuatan hukum tetap. Selain itu pemusnahan hari ini merupakan barang bukti dari perkara yang sudah mendapatkan kekuatan hukum tetap dari Desember 2018 hingga september 2019. Beliau juga menyampaikan bahwa dengan adanya putusan yang bersifat berkekuatan hukum tetap, menjadi dasar bagi Kejari Rohul untuk melakukan pemusnahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *